Menu Tutup

Sambut International Volunteer Day 2025, Squad PBI dan Relawan Rumuskan Aksi Nyata untuk Ketangguhan Pesisir Kampung Bungin

WASP76NEWS.COM||Bekasi – Dalam rangka menyambut International Volunteer Day (IVD) 2025 yang akan dilaksanakan pada 21–23 November 2025, Squad PBI bersama para relawan mengadakan kegiatan ngopi bareng di Kampung Bungin. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antar lembaga, komunitas dan organisasi sekaligus merumuskan langkah nyata untuk membantu masyarakat pesisir menghadapi tantangan lingkungan yang mereka alami sehari-hari.

Kampung Bungin dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki karakter geografis yang unik dan penuh tantangan. Terletak di kawasan pesisir yang sebagian besar wilayahnya berdiri di atas hamparan perairan, kehidupan masyarakat di sini sangat bergantung pada laut dan kondisi cuaca. Mayoritas warganya berprofesi sebagai nelayan, sehingga perubahan iklim, gelombang tinggi, dan banjir rob menjadi tantangan yang terus dihadapi. Selain itu, isu pengelolaan sampah, keterbatasan air bersih, dan risiko abrasi juga menjadi perhatian utama yang mendorong kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Bungin.

Melalui ngopi bareng ini, lembaga, komunitas, dan organisasi berkumpul untuk berdiskusi dan menyusun rencana aksi nyata yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Beberapa langkah yang disepakati antara lain:

1. Gerakan bersih pesisir dan penanam pohon mangrove guna mengurangi abrasi.

2. Edukasi lingkungan dan kebencanaan, agar generasi muda lebih sadar pentingnya menjaga alam.

3. Pemberdayaan relawan lokal melalui pelatihan tanggap bencana dan konservasi lingkungan.

Kegiatan ini juga diisi dengan sambutan dari Plt. Deputi Bidang Pencegahan, Drs. Pangarso Suryotomo, M.MB, yang langsung memberi arahan untuk mengaplikasikan Pengelolaan Air Hujan sebagai Solusi Air Bersih melalui Komitmen Komunitas RAIN(Relawan Indonesia) yang bermitra dengan Sekolah Air Hujan Banyu Bening yang sejak 2012 sudah mengkamoanyekan “Gerakan Panen Hujan”.

Ketua Squad PBI, Subur Rojinawi juga mendukung gerakan ini, dan mengajak semua Mitra yang kurang lenih 270 (Lembaga,Organisasi, Komunitas) didi dalamnya, serta di hadiri TNI, Polri, BPBD, beberapa tokoh setempat yang menyampaikan apresiasi dan semangat untuk bersama-sama menjadikan IVD 2025 di Kampung Bungin sebagai momentum perubahan.

Suasana diskusi berjalan santai namun penuh makna. Setiap peserta diberi ruang untuk berbagi ide dan pengalaman tentang bagaimana memperkuat semangat kerelawanan di masyarakat pesisir. Dari perbincangan ini lahir komitmen bersama bahwa aksi relawan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata dari kepedulian terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antar instansi dan komunitas. Dengan semangat gotong royong yang mengakar kuat, pelaksanaan International Volunteer Day 2025 di Kampung Bungin diharapkan menjadi peran penting dalam membangun ketangguhan masyarakat pesisir dan menunjukkan bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil yang dilakukan bersama.

Melalui aksi nyata yang dirancang sesuai dengan potensi wilayah, para relawan bertekad menjadikan Kampung Bungin sebagai contoh bagaimana kepedulian, kolaborasi, dan aksi lingkungan dapat berjalan beriringan untuk menciptakan masyarakat yang tangguh, berdaya, dan peduli terhadap alam.

Salam Tangguh!

Kontributor : Sa’bana RAIN

Publisher: Mahmudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *