Menu Tutup

BUMDes Tawang Sari Kembangkan Usaha Kambing Perah dan Bebek Petelur dari Dana Ketahanan Pangan 2025

WASP76NEWS.COM||PURWOREJO– Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tawang Sari, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo memanfaatkan Dana Ketahanan Pangan Tahun 2025 untuk mengembangkan sektor peternakan berbasis potensi lokal.

Program tersebut diwujudkan melalui usaha ternak kambing Kaligesing dan bebek petelur yang kini mulai menunjukkan hasil positif.Direktur BUMDes Tawang Sari, Muksin (48), menjelaskan bahwa pengelolaan dana dibagi menjadi dua sektor usaha, yakni pengembangan kambing perah dan budidaya bebek petelur. Langkah ini diambil sebagai strategi memperkuat ketahanan pangan desa sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat.

“Untuk kambing perah, saat ini kami memiliki 10 ekor dan sudah mampu menghasilkan sekitar 11 liter susu per hari. Ini membuktikan bahwa kambing Kaligesing juga bisa diambil susunya dengan hasil yang hampir sama dengan jenis kambing perah lainnya,” ujar Muksin.

Selama ini, kambing Kaligesing dikenal sebagai kambing unggulan dari wilayah perbukitan Kaligesing yang memiliki kualitas genetik baik. Melalui program ini, BUMDes tidak hanya berorientasi pada produksi susu, tetapi juga berupaya menjaga dan mempertahankan kemurnian genetik kambing Kaligesing sebagai aset lokal yang bernilai tinggi.

“Kami berharap ke depan, sebagai wilayah penghasil bibit kambing Kaligesing, kami bisa ikut mempertahankan dan melestarikan genetiknya. Jangan sampai potensi lokal ini hilang atau tergeser,” tambahnya.

Selain kambing perah, BUMDes Tawang Sari juga mengembangkan usaha bebek petelur yang ditempatkan di wilayah Kaligesing bagian atas dengan kondisi udara relatif dingin. Meski berada di dataran tinggi, bebek-bebek tersebut tetap mampu berproduksi dengan baik.

Usaha terpadu ini diharapkan dapat menjadi percontohan pengelolaan dana ketahanan pangan yang produktif dan berkelanjutan.

Pemerintah desa bersama pengelola BUMDes optimistis, melalui pengembangan peternakan berbasis potensi lokal, ketahanan pangan desa semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat pun meningkat.terangnya. (Bambang P)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *