Menu Tutup

Kakanwil Ditjenpas Jatim Turun Langsung Pimpin Razia di Rutan Surabaya, Pengawasan Diperketat Demi Pemasyarakatan Bersih dan Berintegritas

Spread the love

WASP76NEWS.COM||Sidoarjo – Upaya memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan terus dilakukan secara berkelanjutan. Sebagai wujud komitmen tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Haris Sukamto, memimpin langsung operasi penggeledahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya.

Dalam pelaksanaannya, Haris Sukamto didampingi Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, serta Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Medaeng, Hengki Giantoro. Tim melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kamar hunian dan pemeriksaan badan seluruh warga binaan sebagai langkah deteksi dini guna mencegah masuk serta beredarnya narkotika, telepon genggam ilegal, senjata tajam rakitan, maupun barang-barang terlarang lainnya.

Penggeledahan dilakukan secara sistematis dengan tetap mengedepankan prinsip profesional, humanis, dan penghormatan terhadap hak-hak warga binaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib di bawah pengawasan petugas pengamanan.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur, Haris Sukamto, menegaskan bahwa razia merupakan bagian dari penguatan fungsi pengawasan sekaligus implementasi arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk mewujudkan lapas dan rutan yang bersih dari narkoba, telepon genggam ilegal, serta berbagai bentuk pelanggaran.

“Keamanan adalah pondasi utama keberhasilan pembinaan. Karena itu, pengawasan harus dilakukan secara konsisten, terukur, dan tanpa kompromi terhadap segala bentuk pelanggaran yang berpotensi mengganggu stabilitas di dalam rutan,” tegas Haris Sukamto.

Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen institusinya dalam membangun budaya kerja yang disiplin, transparan, dan berintegritas.

“Kami terus memperkuat deteksi dini melalui penggeledahan rutin maupun insidentil. Tujuannya bukan semata mencari pelanggaran, tetapi memastikan proses pembinaan warga binaan berlangsung dalam lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Medaeng, Hengki Giantoro, menambahkan bahwa seluruh personel pengamanan telah diinstruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penyelundupan barang terlarang.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi masuknya barang-barang yang dapat mengganggu keamanan maupun proses pembinaan. Pemeriksaan dilakukan secara profesional, teliti, dan berkesinambungan sebagai bentuk komitmen menjaga integritas pemasyarakatan,” ungkap Hengki.

Melalui penguatan pengawasan yang dilakukan secara berkala, Rutan Kelas I Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung terwujudnya pemasyarakatan yang bersih, aman, tertib, dan berintegritas, sejalan dengan program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *