WASP76NEWS.COM||Purworejo – Muhammad Eddy Suryanto atau yang akrab disapa Kyai Merah menggelar resepsi pernikahan putrinya Maratus Sofiah dengan Muhammad Nadhif di kediamannya Kelurahan Kedungsari, Kecamatan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, dihadiri tamu dari berbagai wilayah di Indonesia, Minggu (25/01/2026).

Kyai Merah memberikan hadiah berupa truk tempur jenis Hino kepada kedua mempelai, untuk menambah support untuk kedua anaknya yang sedang berbahagia.
Kyai Merah saat ditemui beberapa awak media menyampaikan,” bahwa pemberian hadiah truk tempur tersebut bukan semata-mata karena nilai materi, melainkan sebagai simbol kebanggaan dan cinta kasih”
“Alhamdulillah, hari ini kami menggelar syukuran atau resepsi pernikahan putri kami. Putri kami hafal Alquran 30 juz dan juga telah khatam kitab alfiyah tahun lalu, kemudian tahun ini menikah,” ucap Kyai Merah.
Kyai Merah mengungkapkan, bahwa hadiah tersebut diberikan karena dirinya memang memiliki beberapa koleksi mobil kesayangan salah satunya mobil tempur bekas operasional TNI di Timor Leste.
“Kemarin saya memang berniat kepada calon menantu saya akan berikan mas kawin berupa truk tempur, karena saya senang kepada anak saya disamping keilmuan, anak saya hafal Al Qur’an, menantu saya juga hafal Al Qur’an makanya alhamdullilah saya kasih hadiah truk tempur,” jelasnya.

Menurut Kyai Merah, truk tempur tersebut merupakan bentuk simbolis rasa cinta dan kesungguhan menantu kepada putrinya. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak menilai dari harga kendaraan, melainkan sebagai bentuk penghormatan atas ilmu dan perjuangan putrinya.
Acara pernikahan tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan ulama, para kyai dari luar kota, habib-habib, komunitas pecinta kendaraan, hingga perwira tinggi TNI dan Polri. Tampak hadir Mayjen TNI Adi Sudaryanto, Brigjen Pol (Purn) Drs. H. Erwin Chahara Rusmana dari Penasehat Khusus Presiden (PKP), Kolonel Mualaf Suryo, serta tamu dari berbagai daerah di Indonesia.
Kyai Merah berharap, pernikahan putrinya yang merupakan anak pertama dari istri pertamanya itu menjadi awal langkah perjuangan hidup yang penuh kehati-hatian dan keberkahan.
“Ini momen sakral agar menantu dan putri saya, Muhammad Nadhif dan Maratus Sofiah, selalu ingat dalam melangkah ke depan harus hati-hati, berpegang pada ilmu para ulama dan guru-guru kami,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, para kyai yang hadir juga memberikan nasihat agar kedua mempelai tetap istiqomah, berjuang dalam amal ma’ruf nahi mungkar, serta ikut mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai santri dan ulama.
Sementara itu, Suci Ariyani selaku ibu mempelai wanita menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara pernikahan tersebut.
“Sebagai orang tua, kami berharap yang terbaik untuk kedua mempelai. Semoga ilmu yang diperoleh selama mondok membawa berkah dan manfaat dunia akhirat,” katanya